TULISAN 5

 

Usaha Lampu Hias Kreatif Masih Terang

Pendahuluan

    Berani keluar dari pakem yang sudah ada merupakan salah satu kunci sukses dalam menjalankan usaha. Seperti contohnya usaha casing lampu cantik ini yang sekarang sedang ramai di pasaran. Lihat saja, bila dahulu kita hanya tahu casing/kap lampu terbuat dari kaca aklirik, kayu dan rotan, kini dengan semakin ketatnya persaingan membuat banyak pengusaha casing lampu yang mencoba keluar dari pakem tersebut dengan mengganti bahan baku casing dengan bahan benang, koran bekas, kain perca, hingga stik es krim. Dengan tampilan yang unik membuat casing lampu ini banyak diminati konsumen.

    Bisa dibilang di jaman modern seperti sekarang fungsi lampu menjadi sangat vital sebagai pendukung aktivitas masyarakat. Bayangkan jika sekarang tidak ada lampu, maka banyak aktifitas masyarakat terutama yang dikerjakan pada malam hari menjadi terganggu. Selain fungsinya untuk menerangi, saat ini lampu memiliki fungsi lain yaitu sebagai penghias interior ruangan baik ruang tamu , teras, maupun ruang tidur. Seperti di ungkapan mahfudin, pengamat wirausaha dari universitas gunadarma, banyak pelaku usaha lampu saat ini yang melirik peluang pembuatan casing lampu yang berbentuk unik dan kreatif sebagai penghias interior ruangan. Karena bila dilihat dari pangsa pasarnya, casing lampu sebagai penghias ruangan ini sangat terbuka lebar.

    Apa yang diungkap mahfudin diperkuat oleh yudhi dwi pradana, pemilik threadball salah satu produsen casing lampu berbahan benang. Menurut yudhi, selain sebagai pelindung bola lampu dari sentuhan dan juga jangkauan anak-anak, lampu hias/casing lampu dengan tampilan yang unik dan enak dilihat bisa dijadikan sebagai penghias ruangan, baik itu di rumah, hotel restoran maupun tempat lain yang membutuhkan penerangan.

    Inovasi unik. Bila kita melihat casing lampu dari bahan kaca, akrilik dan kayu mungkin sudah biasa. Namun bila semua barang tersebut diganti dengan bahan lain yang sebelumnya tidak terpikirkan bisa digunakan sebagai bahan casing lampu mungkin itu akan sangat luar biasa. Apalagi dengan tampilan yang semakin unik, seperti tampilan casing lampu berbentuk tokoh-tokoh animasi yang banyak dikenal dan juga bentuk abstrak membuat lampu akan semakin enak dilihat.

    Lihat saja kreasi lampu hias berbahan benang yang dibuat oleh tri isti, pemilik boneka lampu temari, bagi masyarakat kebanyakan tidak akan terpikir bila benang jahit bisa dibentuk menjadi berbagai casing lampu yang unik dan menarik menyerupai tokoh animasi yang banyak diminati anak seperti doraemon, spider-man, angry birds dan lain sebagainya. Dengan bentuk tersebut, tentunya casing lampu ini akan cocok bila dipajang di dalam kamar anak maupun ruang tamu.

    Lain lagi dengan apa yang dibuat oleh Acep Mukhdin AK, produsen casing lampu yang membuka workshop di daerah condet, jakarta timur. Acep mencoba berkreasi dengan berbagai barang bekas seperti koran bekas, tutup botol bekas dan berbagai barang bekas lainnya sebagai bahan baku casing lampunya. “dari berbagai barang bekas yang saya pakai, casing lampu berbahan kertas koran banyak diminati pasar,” ungkap acep.

    Selain kedua bahan baku tersebut, di pasaran masih banyak lagi ditemukan produsen casing lampu yang menggunakan bahan baku unik dan kreatif yang tidak terpikir sebelumnya seperti casing lampu dengan bahan baku stik es krim yang di buat oleh sally devina kei dan juga casing lampu dari kain perca yang dibuat oleh pupung pursita. Seperti di ungkapkan oleh pengamat marketing ahsan permas tentunya dengan berbagai variasi bahan baku dan juga keunikan bentuk yang di tawarkan oleh pelaku usaha casing lampu ini maka secara tidak langsung akan mendongkrak penjualannya.

    Modal kecil. Melihat bahan baku yang digunakan para pelaku usaha casing lampu unik ini seperti kertas koran, benang, kain perca dan stik es krim maka bisa dibilang modal yang mereka keluarkan tidak lah besar. Seperti dikatakan acep mukhdin AK, produsen casing lampu berbahan barang bekas. Untuk merintis usahanya, acep hanya mengeluarkan modal Rp 150 ribu untuk membeli semua bahan yang ia butuhkan.

    Bukan hanya acep yang merintis usaha casing lampu unik ini dengan modal terjangkau, hampir semua pelaku usaha casing lampu unik yang ditemui peluang wirausaha memulai usahanya dengan modal tidak lebih dari Rp 1 juta. Lihat saja sally devina kei, pemilik shinning wood. Wanita berusia 18 tahun ini hanya mengeluarkan modal sebesar Rp 500 ribu untuk erintis usaha lampu berbahan stik es krim. Walupun dirintis dengan modal kecil namun dengan tampilan yang unik dan menarik produk buatannnya dapat disukai konsumen.

    Modal kecil bukan berarti tidak bisa mendapat untung besar, karena produk yang dibuat oleh pelaku usaha casing lampu unik ini bisa dibilang produk seni maka harga jualnya pun relatif tinggi. Casing lampu berbahan koran bekas buatan acep bisa laku dijual dengan harga Rp 300 ribu per buah, dan karena bahan baku digunakan adalah koran bekas yang di belinya dengan harga murah maka keuntungan yang diperoleh acep bisa mencapai di atas 70%. Begitu juga dengan pelaku usaha lain seperti pupung pursita produsen casing lampu dengan bahan kain perca dan tri isti, pemilik boneka lampu temari berbahan benang yang bisa memperoleh keuntungan bersih diatas 40% setiap bulan.

    Kendala dan pemasaran. Bukan saja modal kecil dengan keuntungan besar satu lagi nilai lebih dari usaha casing lampu kreatif ini yaitu kendala usaha yang tidak terlalu banyak. Menurut tri isti, pemilik boneka lampu temari, kendala yang ada di usaha ini bukan dari faktor luar seperti harga bahan baku yang dikeluhkan oleh pelaku usaha di bidang lain. Kendal usaha casing lampu kreatif ini biasanya datang dari diri pelaku usahanya sendiri yang dituntut harus terus mengembangkan kreatifitas agar produk yang dihasilkan bisa bersaing dipasar. “mengembangkan kreatifitas bukanlah hal mudah bila pelaku usaha tidak melatihnya,” jelas tri.

    Bicara mengenai pemasaran, seperti dikatakan pengamat marketing ahsan permas, produk casing lampu unik ini bisa dilakukan dengan berbagai cara seperti mengikuti berbagai pameran produk kreatif yang kerap diadakan oleh beberapa pihak baik dari swasta maupun pemerintah. Karena di pameran tersebut, biasanya yang datang adalah orang-orang yang ingin membeli berbagai produk yang unik dan menarik, karena itu pameran merupakan tempat yang paling pas untuk memasarkan produk ini.

 

Kesimpulan

    Jadi untuk memulai usaha cobalah dengan hal-hal baru walaupun itu sudah ada, tapi kita buat lebih berbeda, menarik dan lebih murah modalnya, seperti cerita yang di atas. modal murah untung banyak semua pengusaha apapun pasti menginginkan itu, jangan kira dari umur yang sangat tidak di sangka untuk menjadi pengusaha atau pengusaha terkenal dia sudah mengalahkan merek-merek terkenal dengan inovasi yang baru dan unik bahkan menjadi indah pada pemandangan. Dan bila anda menginginkan hal itu cobalah dengan inovasi-inovasi yang dapat di contoh dari cerita di atas. dan kembangkan dengan kreatifitas atau ide-ide yang anda punya untuk menjadikan itu hal yang bermanfaat dan memberikan untung pada keinginan usaha anda.

Daftar Pustaka

Majalah peluang wirausaha(inspirasi bagi pengusaha) edisi 19. Th VI. 12-15 oktober 2012

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s